Gereja Muda
Bagaimana jika gereja bukanlah bangunan, melainkan sebuah momen yang dibagi di antara anak-anak muda yang membawa pertanyaan, keraguan, dan kelembutan di dalam tubuh mereka? Gereja Muda adalah pertunjukan yang membayangkan ruang spiritual yang terbentuk bukan oleh doktrin, melainkan oleh kehadiran. Berakar pada ritual-ritual sunyi, karya ini terbuka perlahan seperti pengakuan yang lirih. Sebuah ruang tempat tubuh menjadi wadah bagi cerita, luka, dan kebenaran yang dibisikkan. Karya ini merenungkan bagaimana anak muda, lewat gerak dan diam, berbagi rahasia, memanggul duka, dan menawarkan perawatan yang melampaui kata. Di sini doa tidak diucapkan melainkan dirasakan, dan kekhusyukan mengambil bentuk napas, pengulangan, dan ingatan.
Dipentaskan di
Kolaborator
Documentation: Fermansyah, Erry Budi Wibowo
